Buku Al Ghazali ihya Ulumuddin pengantar Jannah No ratings yet.

Pengarang: Imam Al Ghazali

ihya

 

Buku Ihya Ulumuddin adalah kitab yang fenomenal di waktu munculnya hingga saat ini. Beliau pun seorang guru dimana kita dapat belajar dari Imam Al Ghazali yang banyak memuat keutamaan ilmu, adab, fiqh, hingga rahasia-rahasia syari’at. Kitab yang agung sekaligus unik karena bernuansa filosofi yang kental.

 

Di indonesia buku ini sudah ada terjemah full yang dalam bahasa arabnya terdiri 4 jilid besar. Tidak sulit menemukan ihya dalam bentuk ringkasan hingga butiran-butiran nilai yang terkandung. Meski jadi buku-buku kecil (tipis) di indonesia tetap adalah bagian kitab induk Ihya Ulumuddin.

 

Saya pribadi jika ke toko buku banyak sekali menjumpai judul-judul yang bertuliskan Al Ghazali, meski sebenarnya hanya ringkasan-ringkasan. Begitu agung hingga sari-sari nya pun bertebaran dalam bentuk buku-buku kecil (-+100 hal).

 

Oke, apa sih kira-kira yang ada di buku/kitab ini hingga berhubung ke jannah (judul). Latar belakang buku ini karena banyaknya orang-orang yang mulai jauh dari nilai agama dan perdebatan, hingga munculah karya ini sebagai sikap sang empunya dan jawabannya untuk menghidupkan agama.

 

Banyak nilai-nilai yang tersingkap dalam penjelasannya. Diurai rinci dengan poin-poin dan penjelasan yang mengungkap rahasia dibalik perintah maupun larangan suatu syari’at. Misalnya, dalam bab taharah diuraikan rukun, adab, sunnah dan dilanjutkan bahwa tujuan dari taharah adalah bukan membuat susah manusia melainkan Allah ingin mensucikan hambanya maka kesucian hati untuk membersihkan kerak-kerak hati adalah maksud, sedang kebersihan tubuh adalah sebab maksud itu sampai.

 

Maka wajarlah apa yang menjadi judul ini, karena buku ini banyak menyampaikan apa maksud yang dituju dengan jalan bertahap. Salah satu ungkapan beliau kurang lebih, “seorang  begitu sangat menyiapkan bekal untuk berhaji sedang ia lalai mengerjakannya”, maka maksudnya begitu sibuk sangat dalam berfiqih dan perdebatannya sedang hilanglah maksud yang dituju.

 

Salah satu tujuan utama atau misi di dunia adalah seperti dalam do’a, Robbana atina findunya hasanah wa fil akhiroti khasanah. Jadi keslamatan dunia dan akhirat adalah tujuan atau maksud, dan belajar ilmu agama adalah jalan. Maka patutlah buku ini dapat menerangi ke jannah, yang berpegang Qur’an wa sunnah Rasulullah SAW.

 

Semoga Allah menambah dan berkahnya kita dalam berilmu, tambahnya ilmu adalah tambahnya  kenal dengan Rabbnya, sedang tambahnya berkah adalah adab yang mulia menghiasi jasadnya. Semoga sidikit ini dapat memberi gambaran begitu agungnya ilmu yang terkandung di kitab fenomenal ini.

 

Hafidz Yusuf

 

Seberapa Bagus Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: