Alchemist Paulo Ceolho Book Review

Judul buku: The Alchemist

the alchemist

Buku Paulo Coelho The Alchemist diterbitkan pertama kali pada tahun 1988 di brazil. Dalam bukunya ia menceritakan perjalanan seorang pemuda yang mengejar mimpinya atau disebut harta terpendam yang terletak di dekat piramida Mesir. Berawal dari mimpinya yang terus berulang seorang anak kecil yang mengajaknya ke mesir untuk menujukan hartanya.

Dalam bukunya saya mengira seorang pemuda yang diceritakan sebagai tokoh utama kurang lebih berumur 16-18 tahun, karena di buku (terjemahan yang saya baca)  menyebut sebagai bocah, sedangkan dalam perjalanannya tidaklah mungkin bocah/anak kecil dapat melakukanya dari segi fisik maupun mental. Mungkin disebut bocah karena menggambarkan masih bau kencur atau masih polos. Dalam buku The Alchemist tidak menyebut nama tokoh utama, mungkin untuk pendekatan kepada sang pembaca untuk dapat merasakan atmosfiir dalam petualangannya. Begitupun cerita tersebut diinspirasi dari cerita pengarang sendiri. Paulo sejak kecil bercita-cita menjadi seorang penulis namun orangtuanya tidak menyukai cita-cita tersebut. Bahkan Paulo sempat dimasukan ke rumah sakit jiwa beberapa kali oleh orangtuanya karena dianggap sakit jiwa. Dalam bukunya pun terdapat bagian-bagian yang terasa janggal dibaca orang awam, misal tentang  jiwa buana, dapat berbicara dengan angin, matahari dapat memahami pesan burung tanpa belajar. Meski begitu karangannya memuat berapa hal yang menarik, seperti sejarah, berbisnis, kebiasaan agama islam, kristen dan tentunya nilai pelajaran yang disampaikan melalui perjalannanya.

Dalam perjalannanya dimulai dari kecil yang ingin mengenal banyak hal dunia baru yang diwujudkan pertama kali sebagai seorang gembala. Munculah hasrat untuk melanjutkan mimpinya menuju Piramida ke negeri Mesir yang harus teripu hilangnya semua uang bekalnya. Lalu membantu berdagang di sebuah toko kramik kecil. Setiap perjalanan disajikan demi tahapan.

Buku ini terasa unik dari segi pengarang yang beberapa kali masuk rumah sakit jiwa dan nilai yang terkandung. Maka buku ini sangat cocok untuk anda yang menyukai fantasi yang berjalan dengan kehidupan nyata dengan latar serta sejarah suatu tempat. Penyampaiannya cenderung mengalir yang ditulis narasi dan percakapan sang tokoh utama.

well, tidak ada salahnya membaca buku ini yang tidak terlalu tebal sekitar 160 halaman. Selamat membaca 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: